Showing posts with label mug decal. Show all posts
Showing posts with label mug decal. Show all posts

Friday, 18 April 2014

MEMPERKUAT COATING PADA APLIKASI KERTAS DECAL

Kuat tidaknya aplikasi pada kertas decal tergantung dari coating yang dipakai, bukan pada kertas decalnya. Baik itu dari kertas decal asli, atau pun yang disebut oleh beberapa website sebagai kertas decal abal-abal. Ada yang mengatakan bahwa hati-hati pada kertas decal potongan A4 atau A3, logikanya dimana? bila akan dicetak diprinter A4 atau printer A3 apakah tidak perlu dipotong? berapa lama pengalaman penulisnya terhadap kertas decal? ( perlu dipertanyakan) . Semua jenis kertas decal yang saya sebutkan diatas bisa digunakan. Kali ini saya akan memberikan tips cara memperkuat coating pada aplikasi dengan kertas decal. Jadi sekali lagikuat tidaknya bukan tergantung pada jenis kertasnya. Untuk contoh jenis coating yang saya utarakan disini adalah pilox clear 128. Anda bisa juga menggunakan jenis pilox clear yang lainnya. Atau bisa juga jenis coating white, brown, silver dll.
 1. Semua jenis coating akan mengeras bila kering. Bila terlalu kering atau terlalu lama jenis coating seperti pilox akan mudah patah/ sobek / robek pada waktu digeser setelah kertas decal dicelup air. Daya rekat pada media juga berkurang, apalagi hanya dikeringkan menggunakan hair dryer. Solusi agak tidak mudah robek: celup pada air hangat, coating akan melunak, dan tidak patah bila digeser dan daya rekat akan lebih kuat setelah kering, setelah dipanasi dengan hairdryer ( minimal ). Daya rekat paling kuat menggunakan oven.
 2. Daya rekat terbaik adalah bila kering alami, kurang lebih 1-2 jam, usahakan masih lunak tetapi masih bisa digeser dan ditempel ke media. Bila nantinya sudah kering akan menempel lebih kuat dibanding bila coating sudah mengeras.  

Pengeringan dan pemanasan terbaik dan membuat lapisan coating kuat dan lebih tahan gores. Bila tidak melalui pengeringan dan pemanasan yang cukup, coating tidak bisa menempel dengan kuat. Bila digores kuku terutama pada tepian coating akan mudah mengelupas dan tergores. Dengan pemanasan yang cukup, saya coba gores 
pada bagian tepi coating dengan kuku menjadi kuat, tidak mudah tergores.
 Caranya: Pakai oven untuk roti, yang saya pakai disini adalah oven roti menggunakan listrik yang bisa diatur suhunya, biarkan suhu mencapai 150 derajat, masukkan media gelas, keramik dsb. ( tentunya yang tahan pada suhu tersebut ). Tunggu sampai 15-20 menit. Matikan listriknya. Tunggu sampai dingin. > Keluarkan. Maka hasilnya hampir menyamai mug digital.
 Kesimpulan: Semakin keras coating pada waktu ditempel dimedia, semakin lemah daya rekatnya. semakin memerlukan panas yang cukup. Bila masih lunak, masih bisa memakai Hair Dryer. Tetapi hasil terbaik dan terkuat harus memakai oven. Karena pada waktu dioven pada pemanasan 5 menit pertama coating melunak kembali, setelah itu mengeras pada menit selanjutnya, mengering dan memperkuat lapisan coatingnya.

Melapisi Coating lagi untuk memperkuat dan membuat lebih  tahan lama lagi.
Ada 2 cara yang pernah saya lakukan atau setidaknya pernah saya coba yaitu:
1. Coating pakai pilox: Jadi setelah ditempel di mug atau media lain, kertas decal kan luas penggunaannya ya?  tunggu sampai kering betul, baru di semprot/ spray/ dilapisi dengan pilox, diusahakan serapi mungkin. Sehingga air tidak mudah merembes ke lapisan gambar yang sudah dicoating awal.

2. Coating pakai cairan coating mug
Cara ini lebih rapi dari cara diatas, karena permukaan keseluruhan dicelup semua. Cara coating mug bisa anda pelajari disini. Dengan cara ini gambar akan tahan lebih lama dan lebih kuat dibanding cetak digital yang pake press panas. Karena gambar atau tinta adaa didalam coating. 

sumber informasi:http://www.kertasdecal.com

CARA COATING MUG



Mug coating adalah mug yang sudah dilapisi coating. Mug coating ini digunakan untuk membuat cetakan digital agar bisa menempel dipermukaan mug. Bila mugnya belum ada coating, gambar yang dibuat menggunakan printer Epson dan tinta sublime ini tidak bisa menempel dipermukaan mug. Sudah banyak yang menjual mug coating untuk keperluan ini. Mungkin artikel ini sudah terlambat, tetapi saya mencoba menulis dengan bahasa dan percobaan saya sendiri. Tidak ada copy paste disini.


Yang diperlukan:
  1. Mug dari keramik polos
  2. Coating ( berbentuk cairan )
  3. Oven untuk suhu  sampai 200
Mug dari keramik polos: Mug dari keramik dibutuhkan karena bisa tahan panas dan tidak berubah bentuk bisa di press dan dipanasi. Bentuknya bisa bermacam-macam, tetapi yang perlu diperhatikan adalah area tempat gambar harus rata, halus, dan lurus ( tidak cembung atau tidak cekung )
Coating ( berbentuk cairan ): Cairan Coating adalah cairan yang berbasis minyak ( oil base) . Fungsinya agar gambar/printing dari tinta sublime bisa melekat diatas permukaan mug yang nantinya tinta sublime akan menyatu dengan lapisan/coating tersebut. Jadi ini sangat penting, kuat dan tidaknya cetakan pada mug coating tergantung dari coating tersebut. Jangan menambahkan pengencer berlebihan untuk menghemat pemakaian, karena pada cetakan yang gelap pada beberapa saat akan memudar. Kualitas dari mug coating terganting dari jenis coating dan pemanasan coating.
Bila anda akan membeli bahan coating sebaiknya dicoba dulu sebelum membeli dalam jumlah banyak. Karena saya lihat ada teman yang pesan mug untuk ulang tahun anaknya, hanya seminggu udah mengelupas. Sangat disayangkan bahwa ada yang tidak menjaga kualitas, yang nantinya akan merugikan diri sendiri, si pemesan dan citra cetak digital pada umumnya.
Oven untuk suhu 200 derajat Celcius
Oven ini berfungsi untuk menguatkan lapisan coating dan berfungsi agar cetakan tidak lengket/melekat pada waktu dibuka setelah keluar dari alat press mug. Oven untuk pemanas bisa menggunakan oven roti yang ada alat pengukurnya. Saya menganjurkan memakai oven listrik, karena coating berbahan minyak, bila memakai LPJ, kemungkinan yang dekat api akan terbakar coatingnya, dan tidak bisa dipakai lagi. Untuk produksi  dengan jumlah banyak, bisa memakai oven listrik yang bisa menampung banyak mug. Pemakaian listriknya tidak besar karena hanya membutuhkan 150-200 derajat celcius.
Cara membuatnya:
Siapkan ruangan yang bersih dan bebas debu, karena bila debu menempel pada mug yang sedang di coating akan terlihat kasar. Cara melapisi dengan coating ini ada beberapa cara:
  1. Disemprot memakai  Spray Gun yang membutuhkan compressor
  2. Dicelup sampai ujung bibir mug, ini memerlukan cairan coating yang cukup banyak.
  3. Dikuas , cara ini paling praktis untuk pemula, karena hanya membutuhkan sedikit cairan coating.
Karena blog saya ini tutorialnya kebanyakan untuk pemula, dan saya juga pemula dalam bidang ini, maka saya memilih memakai kuas. Tidak semua kuas bisa baik digunakan untuk keperluan ini. Kuas kebanyakan yang didalamnya tidak penuh, kurang bagus. Kebanyak kuas bila dipakai serabutnya mudah lepas, sangat mengganggu. Setelah saya mencoba beberapa kuas, saya menemukan kuas untuk Make Up, serabutnya/bulunya halus dan penuh ( tengahnya tidak kosong). Hasilnya sangat memuaskan, tetapi sebelumnya harus dicelup keseluruhannya untuk menghilangkan cat pada gagang . Karena bila tidak warna cat gagang akan luntur dan akan masuk kedalam cairan coating.
Ok, setelah sudah anda lapisi merata, ( jangan sampai ada bagian yang belum tercoating ) diamkan beberapa saat sampai kering, masukkan kedalam oven, atur suhu 150 derajat dulu, selama 10-15 menit, keluarkan. Dinginkan. Setelah itu bisa anda coba untuk mulai mulai menempelkan kertas yang sudah dicetak diatas kertas sublime, kuatkan dengan isolasi ( selotip), masukkan kea lat press panas. Bila nantinya setelah kertasnya dilepas agak lengket, berarti pemanasan mug coating kurang panas atau kurang lama. Coba lagi naikkan suhu menjadi 180 derajat, kalau belum juga, naikkan 200 derajat. Kalau hasil pemanasan lapisan mugnya berubah menjadi kuning, berarti panas berlebihan. Kurangi suhunya.
Selamat mencoba dan saya berharap bisa bermanfaat untuk anda semua.
SUMBER INFORMASI : http://keramik88.com